Sabtu, 15 Desember 2012

Mimpi (itu tidak) Buruk

Banyak pepatah yang terdengar, seperti...
"Jika kamu punya mimpi, untuk mewujudkannya pertama kamu harus percaya pada mimpi itu."
"Cara terbaik untuk mewujudkan mimpi mu adalah bangun dan mengejarnya."

Dan masih banyak lagi sejujurnya, tapi cukup dua ini untuk menjelaskan tentang sebuah mimpi ku.

Dari sekian banyak mimpi yang aku tanam selama ini, ada satu mimpi yang terkadang ku anggap sebagai hal yang tak mesti di mimpikan, yaitu KAMU. Sumpah mimpiin kamu itu adalah mimpi terindah yang pernah terjadi. Saat tidur malam atau pun terjaga di siang hari. Hanya ada satu, Kamu...

Begitu mudahnya mimpi itu bergulir setiap hari, namun suatu tamparan keras membuat ku terbangun dari mimpi. Sekian lama aku bermimpi, aku pun tersadar tak sedetikpun mimpi itu nyata. Mimpi hanyalah sebuah mimpi, tanpa tindakan memang dia tak akan pernah menjadi nyata.

Mengingat pepatah yang kedua, aku pun sempat berpikir untuk bangun dan mengejar kamu untuk ku jadikan sebuah mimpi yang nyata. Namun kenyataan tak selalu seindah harapan bukan? Kenyataan seolah tak mengizinkan aku tuk menjadikan kamu sebuah mimpi yang nyata. Setiap aku melangkah mengejarmu, aku selalu terjatuh, sakit jua yang menyadarkan ku.. Tapi aku tetap percaya pada kamu, mimpiku.

Apakah aku memang tercipta untuk kamu? Atau ini memang hanya sebatas mimpi indah dengan kenyataan buruk ? Aku dan kamu memang tak pernah ada dalam 'lukisan' hari ini sebagai sepasang 'Adam dan Hawa'. Sekali lagi, masa depan itu hanya sebuah misteri, tentang iya atau tidak, suatu hari aku dan kamu terpatri menjadi 'tulang rusuk dan pemiliknya'. Dan sekali lagi ini hanya sebuah mimpi yang setiap hari berubah menjadi sebuah harapan.

Harapan, dia adalah satu-satunya alasan aku tetap menyimpan nama kamu dalam sebuah tempat yang aku sebut mimpi. "Suatu hari" dimasa depan itu adalah jawaban yang aku tunggu. Aku siap dengan indah dan buruknya mimpi ini akan berakhir. Karena bagiku ini bukan sekedar mimpi.. Semua ini indah saat kamu ada di mimpiku dan (aku harap) juga di nyataku. :)


readmore »»  

Jumat, 14 Desember 2012

AKU KANGEN KAMU

Ga banyak memang yang aku tau tentang kamu.
Hanya sebatas nama, kuliah dimana, dan punya saudara berapa. Cuma itu! Dikit emang.

Perkenalan singkat yang terjadi dulu memang ga cukup untuk kamu mengenal aku dengan baik, tapi aku senang aku bisa manfaatin waktu singkat itu buat ngenal kamu. Meski jauh dari kata baik. Tapi itu cukup untuk mengingkrarkan nama kamu di hati aku.

Aku masih ingat saat pertama kali kita ketemu. Kamu dengan kemeja dan jaket abu-mu lalu lalang di depan aku seoalah bingung. Aku tau kamu emang bingung, iya itu kan hari pertama kamu masuk kelas. Dalam hati aku sempat berpikiran ingin jadi malaikat penyelamat untuk kamu, tapi bel masuk berbunyi lebih keras dari suara aku. Kamu pun berlalu dan pergi.

Aku tau kemana tujuan kamu waktu itu, kelas. Yaa, itu kelas kita. Aku dan kamu emang ditakdirkan sekelas tapi bukan sehati (waktu itu). Kamu yang bertubuh jangkung emang ga cocok duduk disini disamping aku, karena pasti banyak orang yang teriak kalo kamu duduk disamping aku. Kamu bakal ngalangin papan tulis. :)
Tapi aku seneng meski ga pernah bisa duduk disamping aku, kamu tetap selalu menyisihkan senyuman manis kamu untuk aku tiap pagi. Itu cukup menyemangati hariku.

Aku selalu ingin tertawa melihat kamu yang selalu telat masuk kelas. Kamu itu lucu selucu nama kamu. Pernah suatu hari pertanyaan dari seorang guru yang konyol kamu jawab dengan konyol juga. Seisi kelas tertawa, kamu tertawa aku juga. Kamu tau ga, aku pengen tau jawaban kamu itu bener apa engga. Sampe sekarang  belum ada seorangpun yang tau kebenaran jawaban kamu itu, termasuk si guru yang ngasih pertanyaan. Aku pengen, aku adalah orang pertama yang tau kebenaran jawaban kamu itu. :-)

Kamu yang ga pernah cocok sama jadwal kelas mulai berubah, menjauh dan kemudian benar-benar pergi (dari kelas). Tapi kamu ga pernah pergi kok dari hati aku, dari dulu sampe hari ini. Bahkan saat aku liat kamu ngasih susu UJ buat "dia temen baru" kamu. Kamu terlalu baik, milih air mineral buat kamu dan susu kotak buat dia. Kamu manis semanis susu yang dia pengang. Aku sadar kamu pergi terlalu jauh sekarang.

Gaaa.. Aku ga sakit hati ko, aku juga ga sedih waktu facebook bilang kamu dan dia pacaran. Aku seneng liat kamu seneng. Yang aku tau aku ga sepintar dan secantik dia. Aku juga ga secerewet dia yang punya seribu topik yang bisa diomongin sama kamu. Sedang aku cuma punya satu topik, "AKU KANGEN KAMU". Ya, cuma itu yang aku inget kalo aku ketemu kamu.

Tapi itu fakta kok, aku emang selalu kangen kamu. Tapi sekarang kamu pacar orang :(

Dan kita emang ga pernah berencana ini terjadi. Waktu yang mempertemukan kita tanpa sebuah janji. Ketika ujian aku yang lagi sakit-sakitan memilih melihat kejendela dari pada melihat soal. Tanpa sadar dari balik jendela aku menangkap bayangan si jangkung itu berjalan. Berjalan semakin dekat dekat dan dekat, melintasi aku. Dan aku tau itu kamu. Pengen teriak manggil nama kamu, tapi ini lagi ujian.

Aku sabar menunggu sampai ujian selesai. Meski aku tau aku tak akan lulus ujian ini. Depok terlalu jauh, dan kamu juga begitu kan?
Tapi aku telat lagi dalam melangkah, kelas yang kamu masuki tadi udah kosong.
Tapi takdir Tuhan ga pernah berhenti, di parkiran yang kecil itu kita di pertemukan dengan sebuah senyuman.  senyuman yang hangat yang telah lama tak aku dapatkan. "AKU KANGEN KAMU". Lagi-lagi kata itu yang nyaris keluar dari mulutku.

Memang tak lama, hanya sebentar tapi itu cukup untuk melepaskan semua kerinduan aku akan senyuman kamu. Dan benar, hari itu adalah hari terakhir kita bertemu. Melihat senyuman kamu kembali adalah impian yang sangat sederhana bagiku kini, yang masih belum kudapatkan setidaknya sampai hari ini.

Kamu tau? Ya, kamu harus tau.. Aku kehilangan nomor hape kamu, nomor yang secara ga sengaja tapi sengaja terbisikan dekat di telinga aku. Itu nafas terdekat yang pernah kamu hembuskan dekat aku.. Dan aku tak pernah lupa.
Dan "AKU KANGEN KAMU" benar-benar masih menjadi favorit di pikiranku sampai sekarang.

Tapi hari ini aku dikasih tau facebook lagi kalo kamu udah sendiri, terus? Aku gatau apa yang bisa aku lakuin kalaupun kamu udah putus. Huhh.... Aku emang payah, aku pengecut, ga pernah berani bilang sama kamu.
Tapi hari ini aku pengen bilang untuk pertama kalinya "AKU KANGEN KAMU *****"
Semoga kamu denger :)
readmore »»  

Selasa, 04 Desember 2012

Jomblo vs LDR : KALIAN ITU SAMA!!

Jomblo itu apa LDR itu siapa.
Udah pada kenal?
Kalo belum yuk kenalan dulu sama si duo kembar tapi beda ini....

JOMBLO

Bukan, bukan, jomblo itu bukan makanan yang pedes itu, (itu combro).
Jomblo itu semacam sebuah status yang terkadang ga pernah diakui oleh pemiliknya. Yap! Defenisi jomblo itu sendiri masih simpang siur.. Ga pasti, karena banyak sekali mereka para fakir asmara yang ga mengakui keberadaan si Jomblo ini. Mereka lebih mengakui keberadaan single. Ahh... ini hanya sebuah alibi dari mereka para fakir asmara.

Jomblo itu... SENDIRI... GA PUNYA PACAR!!! Lebih parah lagi GA PUNYA GEBETAN!!! Ini namanya jomblo ngenes..nes..nes..nesss!! Susah lakunya kalo yang terakhir ini.

Alesan yang paling banyak digunakan para fakir asmara untuk menutupi semua kejombloannya..
- Aku tuh ga jomblo, Aku single! (ciyus??) ini alesan paling ga masuk akal. #lohh >> Orang yang punya pacar pun statusnya di KTP tetep single.. Jomblo dan punya pacar itu BEDA yah! Jomblo ya jomblo aja, single apa engga itu masalah orang kantor kecamatan.
- Aku punya prinsip dan sekarang lagi ga pengen pacaran! (dalam hati: "pacar mana, pacaaaarrr")
- Belum nemu yang cocok aja sih. (padahal emang ga ada yang deketin)

LDR

Bukan, bukan, ini bukan kamera itu. (itu DSLR)
LDR itu kepanjanganya Long Distance Relationship atau hubungan jarak jauh. Sejauh apa? Mungkin bisa mencapai berjuta-juta kilometer...
LDR itu sebenernya ga jauh beda sama JOMBLO!
Bedanya cuma dikiiittttttttt...  LDR sedikittttt lebih beruntung aja sih dari Jomblo.

Kenapa cuma sedikiiitttttt?
Yak, itu dia.. Nasib mereka beda-beda tipis.. LDR itu punya seseorang yang bisa dipanggil sayang. Ada yang perhatiin.. kalo jomblo engga! udah gitu aja..
Nah, sekarang persamaannya..
- Jalan kemana-mana tetep sendiri
- Kalo malem minggu sama-sama ga ada pacar alias sendiri juga
- Kalo makan siang, malem ga ada yang nyuapin alias sendiri lagi
- Kalo mau nonton dibioskop ga bisa gandeng-gandengan. (yaiyalah mau gandeng tangan siapahhhh??)

Tuh, beda tipis kan?
Tapi untuk masalah ini jomblo bisa sedikit bernafas lega, karena jomblo masih punya kemungkinan punya orang yang ngelakuin hal-hal diatas berdua. Seengganya gebetan gitu, kalo ga punya gebetan ya itu sih DL. Ngenessss....

Jadi pada dasarnya Jomblo dan LDR itu SAMA!!! Sama-sama sendiri...
Jadi mulai sekarang yang LDR gausah ngejek-ngejek yang jomblo, jomblo pun begitu ga usah sosoan ngeledek yang LDR.. KALIAN ITU SAMA!!!
readmore »»